Gaya hidup pada masyarakat modern saat ini ternyata memiliki dampak yang negatif bagi kesehatan. Hampir setiap hari, orang-orang perkotaan makan makanan siap saji, seperti fast food dan junk food. Pola hidup dan pola makan yang tidak sehat inilah yang menimbulkan berbagai penyakit yang sangat berbahaya. Tidak heran jika penyakit yang diderita beragam mulai dari kanker, stroke, gagal ginjal dan diabetes.
Seperti yang kita ketahui orang-orang pada zaman dahulu jarang sekali terkena penyakit, jika memang sakit mungkin hanya sekedar batuk dan flu saja. Apa sih resepnya? Ternyata resepnya terletak pada pola makan. Pola makan yang sehat dimulai dari pemilihan bahan-bahan makanan yang sehat pula, mulai dari sayuran dan buah-buahan. Tanaman organik sangat tepat untuk kita yang ingin hidup sehat, pemakaian pestisida dan pupuk (kimia) pada tanaman akan menimbulkan berbagai penyakit
Zat apa saja yang terkandung dalam tanaman organik?
Sayuran dan buah organik mengandung zat anti oksidan sebanyak 10-50 persen di atas sayuran non-organik. Zat antioksidan dikenal sebagai penangkal radikal bebas yang merupakan penyebab timbulnya gangguan kesehatan, termasuk kanker. Sayuran dan buah organik juga mengandung vitamin C dan mineral esensial, seperti kalsium, fosfor magnesium, zat besi dan krom lebih tinggi di banding dengan tanaman non-organik.
Kandungan nitrat dalam sayuran dan buah organik 25 persen lebih rendah dari pada non-organik. Peneliti dari Glasgow University Inggris, menemukan hubungan antara kandungan nitrat dalam sayuran dengan kanker krongkongan yang marak 20 tahun terakhir dan diperkirakan menimbulkan lebih dari 3.000 pengidap per tahun didunia. Peningkatan kandungan nitrat dalam tanaman non-organik serta melonjaknya pengidap kanker diduga akibat penggunaan pupuk nitrat dalam tanaman.
Sayuran dan buah organik mengandung zat anti oksidan sebanyak 10-50 persen di atas sayuran non-organik. Zat antioksidan dikenal sebagai penangkal radikal bebas yang merupakan penyebab timbulnya gangguan kesehatan, termasuk kanker. Sayuran dan buah organik juga mengandung vitamin C dan mineral esensial, seperti kalsium, fosfor magnesium, zat besi dan krom lebih tinggi di banding dengan tanaman non-organik.
Kandungan nitrat dalam sayuran dan buah organik 25 persen lebih rendah dari pada non-organik. Peneliti dari Glasgow University Inggris, menemukan hubungan antara kandungan nitrat dalam sayuran dengan kanker krongkongan yang marak 20 tahun terakhir dan diperkirakan menimbulkan lebih dari 3.000 pengidap per tahun didunia. Peningkatan kandungan nitrat dalam tanaman non-organik serta melonjaknya pengidap kanker diduga akibat penggunaan pupuk nitrat dalam tanaman.
0 komentar:
Posting Komentar